Pemerintah Tetapkan PIK 2 dan BSD sebagai Bagian Proyek Strategis Nasional 2024 Tanpa Dana APBN

Kamis, 28 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Illustrasi PSN

Illustrasi PSN

TANGERANGTENGAH.COM, Jakarta | Dalam upaya mendukung pengembangan infrastruktur nasional, pemerintah telah menetapkan proyek-proyek baru sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) tahun 2024. Menariknya, dikonfirmasi oleh Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Ahmed Zaki Iskandar, bahwa pengembangan kawasan PIK 2 dan BSD menjadi dua di antara 14 proyek terbaru yang diumumkan, tidak akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Zaki menjelaskan bahwa status PSN tidak secara otomatis mengalokasikan dana negara untuk proyek tersebut. Sebaliknya, status ini lebih berfokus pada percepatan proses perizinan dan penerimaan rekomendasi teknis dari kementerian terkait, yang seringkali memakan waktu hingga tahunan. “Status PSN diberikan untuk membantu percepatan proses penerimaan rekomendasi pembangunan, bukan pembiayaan,” ujar Zaki.

Baca Juga :  Polri Kerahkan 2 Helikopter Jadi Ambulans Udara saat Arus Mudik dan Balik Lebaran

Upaya untuk mendapatkan rekomendasi teknis ini penting mengingat banyaknya izin yang masih harus dilewati oleh kedua kawasan tersebut. Menurut Zaki, penunjukan PIK 2 dan BSD sebagai PSN diharapkan membantu investor dalam mempercepat pengembangan kawasan dengan dukungan langsung dari pemerintah melalui penyederhanaan birokrasi.

Lebih lanjut, Zaki mengungkapkan rencana pengembangan yang spesifik untuk kedua kawasan. Kawasan BSD akan menargetkan bidang pendidikan, biomedical, dan teknologi digital dengan penggunaan lahan seluas 59,6 hektar. Di antaranya akan dibangun kampus universitas bertaraf nasional dan internasional yang fokus pada bidang medis dan teknologi.

Sedangkan untuk PIK 2, akan dikembangkan sebagai kawasan green area dan eco-city yang diberi nama Tropical Coastland, dengan perencanaan pembangunan hutan mangrove sebagai daya tarik wisata. Ini merupakan bagian dari upaya mengembangkan destinasi pariwisata berbasis hijau di Indonesia.

Baca Juga :  Pemekaran Provinsi Banten: Kota Tangerang Tengah Pilih Lahan Bekas Sirkuit Offroad BSD sebagai Ibukota Baru.

“Kami memproyeksikan bahwa proyek ini akan mampu menyerap lebih dari 10.000 tenaga kerja langsung maupun tidak langsung, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap penghematan dan pemasukan devisa negara,” tutup Zaki.

Inisiatif ini diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia, namun juga membawa dampak ekonomi yang positif melalui penciptaan lapangan pekerjaan baru dan peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar.(rhd)

Berita Terkait

Apresiasi Penegakan Hukum dan Pencegahan Terhadap Praktik Judi Online
IKN Nusantara Tingkatkan UMKM dan Perekonomian Masyarakat
Operasi Penindakan OPM di Papua Berhasil Amankan Wilayah
Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meletus, Sebanyak 828 Warga Dievakuasi
Insiden Kekerasan di Papua: Aparat Penyelidik Tangani Kejadian Beruntun yang Menimpa Warga
Polri Kerahkan 2 Helikopter Jadi Ambulans Udara saat Arus Mudik dan Balik Lebaran
Optimalkan Perjalanan Mudik Anda: Panduan Aturan Ganjil Genap Lebaran 2024
Di Gedung Jaya Suprana Institute, SMSI Paling Awal Menerima Penghargaan MURI
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 18:40 WIB

Apresiasi Penegakan Hukum dan Pencegahan Terhadap Praktik Judi Online

Rabu, 8 Mei 2024 - 22:24 WIB

IKN Nusantara Tingkatkan UMKM dan Perekonomian Masyarakat

Minggu, 21 April 2024 - 14:07 WIB

Operasi Penindakan OPM di Papua Berhasil Amankan Wilayah

Kamis, 18 April 2024 - 11:25 WIB

Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meletus, Sebanyak 828 Warga Dievakuasi

Selasa, 9 April 2024 - 15:58 WIB

Insiden Kekerasan di Papua: Aparat Penyelidik Tangani Kejadian Beruntun yang Menimpa Warga

Berita Terbaru

Motor Honda EM1 lagi diskon

Bisnis

Motor Honda EM1 Lagi Diskon di Bulan Agustus dari PT.WMS

Selasa, 6 Agu 2024 - 15:30 WIB